32 Negara Lolos Piala Dunia 2018

32 Negara Yang Lolos Piala Dunia 2018

Sebentar lagi Russia akan menyelenggarakan pertandingan akbar, Piala Dunia 2018. Kompetisi di setiap bagian belahan dunia telah usai. Berikut adalah negara – negara yang lolos mengikuti Piala Dunia 2018 nanti.

Russia

Russia sudah dipastikan lolos mengikuti ajang pertandingan Piala Dunia 2018. Sebagai tuan rumah dan akan menjamu 31 negara lainnya sudah tentu dapat mengikuti kompetisi ini tanpa melalui babak kualifikasi. Lokasi final piala dunia 2018 akan berada di kota Stadium Luzhniki, Moscow. Negara yang pertama kali mengikuti kompetisi piala dunia pada tahun 1958 ini hanya mampu menduduki posisi tertinggi ke-4 pada tahun 1966.

Stanislav Cherchesov, pelatih nasional Russia adalah seorang penjaga gawang yang terpilih menjadi skuad di Piala Dunia 1994 dan 2002. Mantan pemain Dynamo Moscow dan Legia Warsaw ini juga bertanggung jawab pada Piala FIFA Konfederasi 2017.

Pemain utama andalan tim Russia, Igor Akinfeev, telah menjadi kapten nasional lebih dari 100 pertandingan. Dia memiliki figur yang berpengaruh terhadap timnya.

Mesir

Baru 2 kali penampilan dalam ajang piala dunia, pertama di tahun 1934 dan piala dunia terakhir 1990. Tahun ini Hector Cuper menjadi pelatih nasional Mesir, mantan pemain Valencia dan Internazionale, Cuper bertanggung jawab atas tim sepakbola Mesir pada Maret 2015. Memimpin Mesir menjuarai Piala CAF Afrika dengan skor 2 – 1 melawan Congo.

Termasuk pelari tercepat di Liverpool, Mohamed Salah, yang membawa Mesir memenangkan pertandingan di Final Piala CAF waktu lalu. Tendangan penalti-nya menjadi bagian sejarah sepakbola Mesir. Dia juga menciptakan gol sebanyak 71% pada pertandingan kualilfikasi Piala Dunia 2018 untuk negaranya.

Saudi Arabia

Negara ranking ke-63 Dunia ini mengikuti Piala Dunia terakhir kalinya pada tahun 2006. Juan Antonio Pizzi pelatih Saudi Arabia, kebangsaan Argentina ini melatih sejak Maret 2017 setelah dia gagal membawa Chile menuju ke Piala Dunia 2018. Pizzi merupakan pemain depan andalan pada masanya, mewakili Spanyol pada pertandingan internasional dan menjadi pemain utama di UEFA Euro 1996 dan Piala Dunia 1998.

Mohammad Al-Sahlawi memiliki kecepatan kaki yang luar biasa menjadi bintang sejati di dunia sepakbola Saudi Arabia. Menjadi top scorer kedua setelah Tim Cahill pada Kualifikasi Piala Dunia AFC. Namun dia mampu menciptakan 32 gol dalam 14 pertandingan.

Uruguay

Telah mengikuti ajang piala dunia sebanyak 12 kali. Menjadi juara Piala Dunia pada tahun 1930 dan 1950. Untuk piala dunia tahun ini, Uruguay dilatih oleh Oscar Washington Tabarez. Pernah sebagai pelatih Italia tahun 1990, Afrika Selatan 2010 dan Brazil 2014. Otak dari kemenangan Uruguay pada tahun 2011 di Final Copa America 2011.

Striker untuk klub dan negaranya, Luis Suarez adalah top skorer sepanjang masa di negaranya. Prestasi juara bersama Barcelona, telah mencetak gol sebanyak 5 gol pada Piala Dunia Afrika 2010 dan Brazil 2014.

Portugal

Juara 3 di Piala Dunia 1996, kemunculannya baru 6 kali lolos dari 20 kali masuk ke dalam kualifikasi piala dunia. Fernando Santos sebagai pelatih Portugal sejak tahun 2014 setelah keberhasilannya membawa Yunani menjadi 8 besar di Euro 2012 dan 16 besar di Piala Dunia 2014. Kelahiran Lisbon ini membawa Portugal mencatat sejarah sebagai Juara di Euro 2016 dan membawa tim ini lolos dari kualifikasi Russia 2018.

Cristiano Ronaldo, telah menjadi salah satu legenda sejarah sepakbola dunia. Sebagai top-scorer di Portugal dan Real Madrid. Dia juga telah mendapatkan penghargaan Pemain Terbaik FIFA sepanjang 2 tahun terakhir ini.

Spanyol

Juara Piala Dunia 2010 telah mengikuti 14 kali turnamen piala dunia. Pertama kali mengikuti ajang Piala Dunia pada tahun 1934. Dipimpin oleh Julen Lopetegui, mantan penjaga gawang Barcelona dan Real Madrid, menjadi bagian tim Spanyol pada Piala Dunia 2014. Lopetegui ditunjuk untuk melanjutkan kesuksesan Vicente Del Bosque yang membawa Spanyol juara pada pertandingan EURO 2016. Dia telah melatih FC Porto dan membawa tim muda nasional menjuarai U-19 dan U-21 Kejuaraan Eropa UEFA .

Kapten tim Spanyol, Sergio Ramos telah mengantongi terbanyak ke-2 sebagai kapten La Roja dan merupakan pemain kunci pada tim. Telah memenangkan kejuaraan eropa 2 kali dan 1 piala dunia di antara tahun 2008 dan 2012.

Morroco

Penampilan terbaik Morocco hanya sampai di 16 besar pada tahun 1986. Tahun ini kembali mengikuti kompetisi Piala Dunia 2018. Pelatih pertama yang memenangkan Africa CAF Cup of Nations. Renard, seorang yang memiliki sosok dihormati. Melatih Moroko sejak 2016 dan memimpin Atlas Lion ini untuk pertama kalinya sejak World Cup 1998.

Pemain bertahan terbaik di Afrika. Medhi Benatia. Bakatnya membawa dirinya sebagai salah satu pemain inti di Bayern Munich dan Juventus.

Iran

Tahun ini Iran termasuk negara yang lolos ke dalam piala dunia 2018. Pelatih Iran, Carlos Queiroz merupakan seorang pelatih yang berpengalaman dan pernah memenangkan Piala Dunia U-20 bersama Portugal hampir tidak ada kelemahan. Membawa Iran sebagai negara Asia pertama yang lolos kualifikasi.

Sardar Azmoun sebagai pemain utama Iran. Termasuk pemain unggulan sejak AFC Asian Cup 2015. Gaya permainan yang terampil ini bermain di Rubin Kazan FC Russia.

Perancis

Peringkat ke-9 Dunia yang pernah tampil sebagai juara di Piala Dunia 1998. Didier Deschamps, salah satu pemain nasional yang ikut memenangkan Piala Dunia menjadi pelatih nasional sejak tahun 2012. Mantan pemain Monaco, Juventus dan Marseille ini membawa timnya lolos dari babak kualifikasi.

Antoine Griezmann, pemain depan, kini menjadi pemain unggulan Perancis. Salah satu pemegang top skor di kejuaraan UEFA EURO 2016. Tahun ini dia telah memberikan 4 gol dan 4 assist untuk Les Bleus pada petandingan kualifikasi Russia 2018.

Australia

Pencapaian terbaik di 16 besar Piala Dunia 2016. Mengambil alih dari Ange Postecoglou sejak Januari setelah The Socceroos lolos menuju piala dunia pada bulan November 2017. Pengalaman yang luar biasa, perna memimpin Belanda pada Piala Dunia 2010 hingga Final. Dia juga membantu Saudi Arabia dalam pencapaian Russia 2018.

Tim Cahill, pemain yang makin tua makin menjadi ini telah mengukuhkan 11 gol pada perjalanan menuju Russia termasuk sundulan – sundulannya yang khas. Salah satu pencipta gol spektakuler pada Brazil 2014 dan juga dapat menjadi salah satu dari sedikit pemain yang mampu menciptakan gol di 4 Piala Dunia.

Peru

Mencapai perempat final pada tahun 1970 dan 1978. Piala dunia terakhir yang diikuti Peru 1982. Tahun ini dilatih oleh Ricardo Gareca, mantan pemain Argnetina adalah pemilik julukan El Tigre menjadi pelatih Peru sejak tahun 2015. Dia telah mencatat sejarah sepakbola Peru dengan memimpin La Blanquirroja lolos kualifikasi Russia 2018 untuk pertama kalinya selama 36 tahun terakhir.

Jefferson Farfan, walau telah berumur 33 tahun, dia telah membuktikan dirinya sebagai pemain penting kepada Peruvian. Pemain depan yang telah berpengalaman ini telah menciptakan gol – gol penting untuk kemenangan Paraguay dan kini dia mengincar Piala Dunia pertamanya.

Denmark

Pada Piala Dunia 1998, Denmark mampu menempatkan di pada perempat final. Kini dilatih oleh Age Hareide, menggantikan pelatih Denmark terlama, Morten Olsen yang gagal membawa Denmark lolos dari kualifikasi EURO 2016. Mantan pemain nasional Norwegia sebagai pemain belakang dan pelatih, pengalaman dia berada di tingkat tertting dan mampu membantu The Danes mencapai Russia 2018 dengan memenangkan pertandingan Play-off melawan Irlandia waktu lalu.

Christian Eriksen adalah pahlawan Denmark pada babak Play-off kualifikasi. Bersama dengan Robert Lewandowski dan Cristian Ronaldo,Eriksen merupakan pemain tengah yang luar biasa pada babak awal Russia 2018.

 

Argentina

Juara Piala Dunia 1978 dan 1986 ini selalu hadir dalam ajang kompetisi sepakbola tertinggi. Kali ini dipimpin oleh Jorge Sampaoli, yang telah membawa Chile lolos menjadi 16 besar di Brazil 2014. Gaya permainan sepakbola cepat telah membantu negara kebangsaaan dia ini  ke ajang Piala Dunia Russia 2018. Sampaoli adalah pelatih ke-3 pada masa kualifikasi Argentina yang penuh dengan gejolak.

Lionel Messi, termasuk pemain terhebat dalam sejarah sepakbola, Messi telah mengantongi 5 kali sebagai Player of The Year. Sebagai kapten Argentina dan top skor sepanjang sejarah, piala dunia tahun ini merupakan piala dunia yang ke-4 yang dia ikuti.

Islandia

Islandia adalah negara yang mengikuti kompetisi Piala Dunia  2018 untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Tim nasional dipimpin oleh Heimir Hallgrimson, mantan dokter gigi yang dahulu sebagai pelatih bersama Lars Lagerback. Mengalami peningkatan yang luar biasa oleh Hallgrimson, membawa tim-nya mencapai Piala Dunia untuk pertama kalinya. Islandia menjadi negara dengan populasi terkecil yang berhasil lolos kualifikasi.

Gylfi Sigurdsson, playmaker Islandia telah disebut sebagai pemain terbaik di negaranya selama 5 tahun terakhir. Sigurdsson sendiri memberikan kontribusi 4 gol dan banyak assist dalam pencapaiannya lolos pada babak kualifikasi.

Kroasia

Pemegang juara ke-3 pada Piala Dunia 1998 ini dipimpin oleh Zlatko Dalic. Menggantikan Ante Cacic sejak Oktober 2017, Dalic memimpin The Balkan menuju ke babak Play-off, dimana Kroasia mengalahkan Yunani dengan skor 4 – 1 secara agregat, mengamankan posisi mereka untuk Russia 2018. Sebelumnya telah melatih club Al-Ain UAE dan membawa club tersebut ke Final Liga Champion AFC 2016.

Bintang Kroasia ini disebut sebagai salah satu pemain tengah terbaik oleh Andriy Shevchenko ini dipastikan salah satu pemain terbaik dunia. Luka Modric, akan menjadi tumpuan Kroasia pada Piala Dunia tahun ini yang telah menjuarai 3 kali piala Liga UEFA Champions.

Nigeria

Negara yang lolos dari babak grup Piala Dunia 1994, 1998 dan 2014. Gernot Rohr membawa Nigeria ke Piala Dunia 2018. Rohr adalah salah satu pelatih yang berpengalaman di Afrika. Berkebangsaan Jerman ini bertanggung jawab atas tim Nigeria sejak Agustus 2016 dan menjadikan negara Afrika pertama yang berhasil mengamankan posisi di Piala Dunia 2018.

Sebagai kapten Nigeria, John Obi Mikel menjadi pemain kunci central midfielder. Pemenang Liga UEFA Champion bersama Chelsea. Pengalaman, kekuatan dan kesabaran Mikel akan menjadi posisi penting untuk Super Eagles di Russia 2018.

Brazil

Pemegang juara Piala Dunia terbanyak pada tahun 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002 ini kembali mengikuti ajang kompetisi bergengsi di Russia 2018. Tahun ini dipimpin oleh Tite, perubahan tim Brazil tidak kalah hebatnya. Mencapai peringkat ke-6 pada klasemen CONMEBOL saat dia mulai mengambil alih, dan memenangkan 9 pertandingan berturut – turut dan menjadi tim pertama yang bergabung bersama dengan tuan rumah Russia. Tite berharap mendapatkan gelar di Piala Dunia 2018 ini.

Neymar, bintang PSG ini telah menjuarai Piala Konfederasi Fifa dan mendapatkan medali emas di Olimpiade. Tahun ini merupakan tahun ke-2 dalam ajang World Cup. Neymar juga pernah menjuarai FIFA Club World Cup bersama dengan klub sebelumnya Barcelona.

Switzerland

Vladimir Petkovic, pelatih Swiss yang lahir di Bosnia, akan memulai debutnya pada kompetisi FIFA. Dia bertanggung jawab atas La Nati setelah Piala Dunia 2014 dan telah membawa tim dalam 16 besar UEFA EURO 2016 juga kemenangan atas Irlandia Utara pada babak Play-off Russia 2018.

Pemain terbaik Switzerland 2017, Granit Xhaka adalah pemain kunci bagi Petkovic. Pemain tengah Arsenal ini mampu memberikan penampilan terbaik di Brazil 2014 dan akan berkekuatan penuh pada World Cup tahun ini.

Costa Rica

Oscar Ramirez yang sebelumnya bekerja sebagai asisten pelati untuk Los Ticos, pertama pada tahun 2006 dan kemudian pada tahun 2015, Ramirez akhirnya menggantikan Paulo Wanchope sebagai pelatih utama sejak Agustus 2015. Mantan pemain tengah ini menjadi pemain inti untuk negaranya Italia pada tahun 1990.

Bryan Ruiz sebagai pemain kunci Costa Rica, posisi Attacking Midfielder yang mampu menjadi second striker membawa Costa Rica menuju perempat Final pada Brazil 2014. Kapten The Ticos ini telah membobolkan 3 bola ke gawang musuh pada babak kualifikasi Russia 2018.

Serbia

Mladen Krstajic, mantan pemain belakang internasional yang mewakili Serbia dan Montenegro pada Piala Dunia 2006, Krstajic menggantikan Slavoljub Muslin yang dipecat pada Oktober 2017 lalu. Sebelumnya telah melatih bersama Muslin.

Kapten Serbia sejak 2012, Branislav Ivanovic belakangan ini telah mencapai 100 caps untuk tim nasionalnya. Telah memenangkan Liga UEFA Champions dan 3 Piala Liga Premier bersama Chelsea. Sekarang dia bermain untuk Zenit St Petersburg Russia.

Jerman

Juara Piala Dunia 2014 ini telah mengantongi piala ini pada tahun 1954, 1974 dan 1990 sebelumnya. Joachim Low yang membawa Jerman sejak tahun 2006, yang sebelumnya sebagai asisten pelatih Jurgen Klinsmann. Dia telah membawa timnya meraih kesuksesan yang luar biasa selama dekade ini. Mengangkat Piala Dunia pada tahun 2014 dan memenangkan Piala Konfederasi dengan tim muda pada tahun 2017.

Salah satu pemain tengah terbaik pada masanya, Toni Kroos menjadi pemain kunci Jerman yang berhasil membawa Jerman menjadi juara di Piala Dunia 2014. Dia juga telah memenangkan piala Liga Champion UEFA bersama 2 klub, Bayern Munich dan Real Madrid.

Mexico

Juan Carlos Osorio telah menghabiskan banyak waktu dengan beberapa klub dan sukses besar bersama Atletico Nacional pada khususnya sebelum ditunjuk menjadi pelatih Mexico pada tahun 2015. Berkebangsaan Kolombia ini memimpin timnya lolos dari babak kualifikasi yang mengesankan, dengan menduduki puncak klasemen CONCACAF dan mengamankan tiket ke Russia 2018 dengan menyisakan tiga pertandingan.

Javier Hernandez, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Mexico, tampi di South Africa 2010 dan Brazil 2014, mencetak tiga gol selama dua final tersebut. Pemilik julukan Chicharito merupakan pemain depan yang meraih kemenangan FIFA Club World Cup bersama Real Madrid pada tahun 2014.

Swedia

Swedia pernah menjadi Juara ke-2 dalam ajang pertandingan akbar ini pada tahun 1958. Tahun ini tim Swedia akan bersama Janne Andersson pada Russia 2018. Andersson adalah pelatih yang sangat berpengalaman, menjadi terkenal dengan memimpin Norrkoping untuk meraih gelar Allsvenskan yang mengejutkan pada tahun 2015. Dia kembali memberikan hawa segar pada tim nasioanal setelah dari EURO 2016 dan memenangkan pertandingan Play-off atas Italia waktu lalu.

Marcus Berg menjadi sorotan setelah Zlatan Ibrahimovic pensiun, Berg memiliki kekuatan dan banyak gol untuk Swedia. Striker Al-Ain ini telah memasukkan 8 bola ke gawang pada babak kualifikasi Russia 2018.

Korea Selatan ( Republik Korea )

Juara ke-4 pada saat menjadi tuan rumah di Piala Dunia 2002. Shin Tae-Yong ditunjuk sejak Juli 2017 setelah pengunduran Uli Stielike dan memimpin Korea Selatan dengan penuh tantangan dan akhirnya lolos kualifikasi untuk yang ke-10 kalinya Piala Dunia. Mantan pemain tengah Taeguk Warriors, sebelumnya pernah melatih tim nasional muda U-20 dan memenangkan Liga Champions AFC bersama dengan Seongnam Ilhwa Chunma pada tahun 2010.

Bermain untuk ketiga kalinya di FIFA World Cup, kapten Republik Korea ini sebagai pemain sepakbola paling terkenal di negaranya. Sebagai gelandang berbakat dan diberkaati dalam semua aspek permainan, pemain Swansea City ini telah menghabis enam musim di Liga Premier Inggris.

Belgia

Belgia pernah menduduki peringkat ke-4 di Final Piala Dunia tahun 1986. Tahun ini bersama dengan Roberto Martinez, Belgia akan berlaga di Piala Dunia 2018. Mantan pemain Everton dan Swansee ini merupakan kandidat yang mengejutkan menggantikan Marc Wilmots pada tahun 2016. Yang sebelumnya hanya melatih pada level club di Inggris, tetapi mampu membawa Belgia tak terkalahkan pada babak kualifikasi Piala Dunia. Russia 2018 menjadi penampilan Martinez untuk pertama kalinya dalam turnamen FIFA.

Eden Hazard pemain cepat, terampil dan pandai menciptakan dan memasukkan gol. Hazard adalah salah satu pemain depan yang paling menarik di dunia sepakbola. Bintang Chelsea ini telah memberikan 6 Gol dan 5 Assist untuk Belgia selama masa babak kualifikasi.

Panama

Seperti Islandia, Panama juga untuk pertama kalinya mengikuti ajang kompetisi di Final Piala Dunia 2018. Hernan Dario Gomez ditunjuk sebagai pelatih pada tahun 2014, mencatat sejarah sepakbola Panama. Pemilik julukan El Bolillo memiliki pengalaman di pertandingan final dunia. Telah melatih di negara sendiri, Kolombia pada tahun 1998 dan Ekuador pada tahun 2002.

Lebih dari 100 kali bermain untuk Panama, Blas Perez memberikan pengalaman berharga untuk Amerika Tengah. Pemain depan ini telah bermain di 4 Piala Dunia babak kualifikasi dengan mengukuhkan 11 gol selama periode tersebut.

Tunisia

Tunisia telah mengikuti 4 kali Final Piala Dunia di tahun 1978, 1998, 2002 dan 2006. Nabil Maaloul, Pendukung tim nasional pada tahun 1980an dan 1990an, Maaloul sebagai pelatih pada bulan April 2017. Mantan pemain tengah ini telah menjadikan namanya sebagai pelatih dengan memimpin Esperance dengan menjuarai Liga Champions CAF 2011 dan dibawah bimbingannya, Tunisia kini lolos dari babak kualifikasi Piala Dunia dalam 12 tahun.

Pemain kunci Tunisia, Youssef Msakni memberikan hawa segar untuk tim nasional dan sebagai figur penting dalam babak kualifikasi Tunisia, mengukuhkan gol penting termasuk hat-trick melawan Guinea dalam pertandingan sebelum terakhir.

Inggris

Terakhir menjuarai Final Piala Dunia 1966 walau sudah mengikuti 14 kali dalam pertandingan akbar. Tahun ini akan bersama Gareth Southgate sebagai pendamping Sam Allardyce pada September 2016 sebelum secara resmi diberikan pelatih pada 30 November 2016. Mantan pemain gelandang Three Lions ini juga pernah menjadi bagian dari Inggris pada babak kualifikasi Perancis 1998 dan Korea/Japan 2002. Memimpin negaranya menjadi 6 kali berturut – turut pada penampilan World Cup dan berada pada grup F.

Harry Kane dipuji sebagai pemain lengkap oleh Zinedine Zidan, Kane kali ini mapan sebagai salah satu striker terbaik di dunia. Bintang Tottenham Hotspur ini juga termasuk pemain yang produktif dalam mencetak gol, 5 kali dalam 6 kali penampilan untuk Inggris selama masa babak kualifikasi Russia 2018.

Polandia

Menduduki peringkat ke 3 pada tahun 1974 dan 1982, Polandia berada di posisi peringkat ke 7 sepakbola dunia. Adam Nawalka, pernah mewakilkan negaranya pada FIFA World Cup 1978, menjadi pelatih nasional pada tahun 2013. Dia telah memimpin tim ini mencapai perempat final pada UEFA European Championship dan Piala Dunia pertama sejak 2006.

Dengan 16 gol dalam 10 penampilan, kapten Polandia menjadi top skorer pada babak kualifikasi Eropa. Lewandowski dipuja sebagai striker terbaik dunia oleh Adam Nawalka, dan juga menjadi top skorer di negaranya selama babak penyisihan.

Senegal

Aliou Cisse dahulu adalah kapten Senegal yang mengukir sejara pada Piala Dunia 2002. Mencapai perempat final pada penampilan pertama di ajang ini. Dia juga sangat mengesan sebagai pelatih sejak mengambil alih pada tahun 2015 dan memimpin timnya tak terkalahkan di Grup D babak kualifikasi Afrika.

Salah satu pemain utama di benua ini, Mane menjadi pemain afrika termahal sepanjang sejarah saat ia pindah ke Liverpool. Kekuatan, kecepatan dan keterampilannya menjadi asset penting untuk Senegal.

Kolombia

Pencapaian perempat final pada Final Piala Dunia 2014, tahun ini dilatih oleh Jose Pekerman. Pemain Argentina yang berpengalaman ini telah memimpin sejak 2012 dan telah memandu Los Cafeteros  untuk tampil di Piala Dunia berturut – turut untuk pertama kalinya sejak 1990an. Dia mengambil alih negaranya sendiri di Jerman 2006, sebelum memimpin Kolombia pada Brazil 2014. Pekerman juga memiliki tiga gelar U-20 FIFA World Cup bersama dengan Argentina.

Pemilik Golden Boot Adidas 2014, James Rodrigue akan berharap membuahkan gol untuk Kolombia pada Russia 2018. Saat ini menjadi pemain pinjaman di Bayern Munich. Bintang Cafeteros ini telah memenangkan 2 FIFA Club World Cup dengan Real Madrid.

Jepang

Berada di peringkat 16 besar pada tahun 2002 dan 2010. Jepang adalah salah satu negara asia yang sering mengikuti kejuaraan besar ini. Kali ini Vahid Halilhodzic sebagai pelatih Jepang pada Russia 2018. Memiliki pengalaman menjadi pemain dan pelatih, sebelumnya untuk Yugoslavia pada Spanyol 1982 dan Algeria pada Brazil 2014. Berkebangsaan Bosnia ini memimpin Jepang mengikuti Piala Dunia yang keenam kalinya.

Bek tengah yang bergaya, Maya Yoshida, merupakan pemain pilar tim Jepang lebih dari 2 kali FIFA World Cup. Sebagai kapten Jepang 2012 dalam tim Olimpiade dan pemain Southampton, Yoshida termasuk aset dan kontribusi dalam memberi umpan gol.

Demikian 32 Negara yang lolos ke Final Piala Dunia 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *